ABSTRAK: Balai POM di Jambi dituntut bertindak profesional dan terus mengembangkan kinerja dari organisasinya dalam mengobrol pelayanan terhadap masyarakat.Perspektif pembelajaran danpertumbuhan berfungsi selaku pengendali untuk meraih keunggulan outcome pada ketiga perspektifBalanced Scorecard yang lain. Penelitian ini berencana untuk menganalisa perspektif pembelajaran danpertumbuhan pada Balai POM di Jambi dan mengenali aspek penunjang dan penghambat padaperspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ditangani dengan metode deskriptifmenggunakan data kualitatif dan kuantitatif, yang diperoleh dari data sekunder yang ada pada BalaiPOM di Jambi tahun 2015 dan 2016, kuesioner dan wawancara. Analisis yang dipakai yaitu analisis deskriptif secara kualitatif dan kuantitatif dengan membandingkan sasaran dan realisasi kinerja kemudiandisesuaikan dengan standar, berikutnya ditangani wawancara untuk mengenali aspek penunjang danpenghambat pencapaian kinerja. Hasil observasi diperoleh kinerja perspektif pembelajaran danpertumbuhan untuk human capital memamerkan hasil baik, organizational capital memamerkan hasilsedang, informational capital memamerkan hasil sedang. Faktor penunjang perspektif pembelajaran dan perkembangan pada Balai POM di Jambi adalah budget dana, kompetensi pegawai, organizationalcapital, penerapan QMS, penggunaan metode informasi manajemen, penyusunan rencana dan evaluasi, peraturan, reward dan punishment, sedangkan aspek penghambat adalah kekurangan jumlah SDM dansarana prasarana. Secara lazim kinerja perspektif pembelajaran dan perkembangan perlu ditingkatkandengan kenaikan kiprah pimpinan dan pemenuhan fasilitas dan prasarana pada Balai POM di Jambi.
Kata Kunci: Evaluasi Kinerja, Balanced Scorecard, Balai POM, Jambi
Penulis: Rahmat Hidayat, Marchaban, Sumarni
Kode Jurnal: jpfarmasidd180285
Buat lebih berguna, kongsi:
